Penyakit Jamur Kulit

jamur-kulit-di-kakiPenyakit kulit ibu rumah tangga juga sering mengenai bagian telapak kaki dan sela ibu jari.  Penyebabnya selain kemungkinan alergi pada bahan kimiawi pembersih lantan, sabun, atau detergen, bisa juga jamur kulit penyebabnya. Apabila kulit terlampau lama terpapar air, lapisan “mantel kulit” pelindungnya dari ancaman luar tubuh akan dihilangkan oleh pemakaian sabun yang sering dan lama. Dan apabila kulit tidak dikeringkan sempurna, penyakit jamur kulit yang ada beberapa  jenisnya itu, bisa menembus memasuki kulit. Bagian sela jemari kaki palng sering disinggahi. Maka muncul semacam eksim kulit. Orang menyebutnya penyakit “kutu air”. Obatnya dengan krim antijamur.

Yang sama bisa tumbuh diselangkangan. Bisa jadi sebab pakaian dalam yang lembab atau basah. Pada setiap bagian kulit yang lembab, basah, dan kulitnya sudah lebih tips disitu penyakit jamur kulit biasanya menyerang. Selain gatal gejalanya berupa bercak putih bersisik halus ata bintil kemerahan, infeksi jamur rasanya sangat gatal, terutama ketika sedang berkeringat. Ini merupakan tanda kulit terjena infeksi jamur. Secara umum jamur adalah tumbuhan sederhana yang tidak mengandung zat hijau daun (klorofil) dan hidup (saprofit) menumpang pada induk.

Jamutr kulit hidup dari sel tanduk kulit. Jamur ini banyak macamnya. Ada jamur dermatofita yang menyebabkan kurap dan kutu airan, non-dermatofita penyebab panu, jamur rambut penyebab ketombe, dan kandida penyebab keputihan. Gejala penyakit jamur kulit di kulit tergantung dari bagian kulit yang terserang dan jenis jamurnya. Jika penyakit itu berupa panu  (pitiriasis versikolor) menimbulkan bercak putih, kehitaman, atau kemerahan dengan sisik halus dipunggung, muka, lengan, paha, dan bagian yang banyak mengandung kelenjar minyak atau kelenjar keringat.

Sedangian penyakit kurap ayai kudis (ring warm) berupa bercak tegas, pinggir lebih merah dan berbintil-bintil, rasanya sangat gatal, terutama pada saat berkeringat. Kurap merupakan golongan penyakit jamur superficial (dipermukaan) yang disebabkan jamur dermatofita. Penyakit ini menyerang jaringan tanduk pada kulit ari, rambut dan kuku. Tempat-tempat yang diserang antara lain kulit kepala (tinea kapitis), sela paha (tinea kruris), sela jari (tinea unguium), badan (tinea korporis), dan janggut (tinea barbae).

Pada dasarnya jamur paling sering menyerang lipatan-lipatan kulit yang lembab dan orang yang kurang memelihara kebersihan. Pemakaian obat-obatan seperti antibiotic atau kortikosteroid (anti-radang) dalam jangka waktu lama, sangat rawan. Sebab kedua jenis obat tersebut busa merusak flora dalam usus yang mengganggu keseimbangan ekologi usus. Jamur dalam usus bisa meluas ke vagina. Akibat kortikosteroid pertahanan tubuh akan menurun, sehingga jamur mudah menyerang.

Penyakit jamur kulit harus diobati. Jika tidak, akan terjadi penularan ke bagian-bagian lain. Pengobatan harus menyeluruh dan teratur. Menyerluruh maksudnya membasmi tuntas habis dan mencegah kembalinya gangguan jamur. Teratur adalah harus dilakukan sesuai dengan aturan dan sampai penyakit terkikis habis. Lama pengobatan tergantung dari jenis jamur dan tempat serangan. Kurap biasanya menyerang bagian kepala pada anak laki-laki. Panu kerap  menyerang anak remaja yang kulitnya berminyak. Sementara itu, jamur kandida menyerang orangtua, wanita dewasa, dan bayi. Dengan  melihat patofisiologis dan gejalanya, pengobatan bisa dilakukan dengan cepat.

 


=====================================

>>> Super Green Plus G2 Untuk Mengobati Jamur Kulit & Penyakit Kulit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Jamur Kulit and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>